Selasa, 25 Desember 2012

BAHAYA TAKLID

Muhammad bin Harits
menyebutkan dalam hadits riwayat
Sahnuun bin Sa'id. Ia berkata :
Bahwa Malik ibn Anas dan Abdul
'Aziz bin Abi Salamah dan
Muhammad bin Ibrahim bin Dinar
dan lainnya berkali-kali mendatangi
Ibn Hurmuz, maka apabila Malik
dan Abdul 'Aziz bertanya dijawab,
dan apabila Ibn Dinar dan lainnya
bertanya, tidak dijawab. Pada
suatu hari Ibn Dinar
menghadapinya dan berkata
kepadanya: "Wahai Abu Bakar
kenapa engkau menganggap halal
bagiku apa yang tidak halal
bagimu?" Ia menjawab : "Wahai
putera dari saudaraku, apakah itu?"
Ia berkata: "Malik dan Abdul 'Aziz
bertanya kepadamu, kemudian
kamu menjawabnya. Dan saya
beserta teman-temanku bertanya
kepadamu, namun engkau tidak
menjawabnya." Ia berkata:
"Apakah itu terjadi pada hatimu
wahai putera saudaraku?" Ia
berkata: "Ya." Ia berkata:
"Sesungguhnya usiaku telah lanjut
dan tulang-tulangku semakin
menua, saya khawatir usia tua ini
melemahkan akal pikiranku seperti
yang terjadi pada fisikku,
sedangkan Malik dan Abdul 'Aziz
dua ulama fiqih yang alim, jika
keduanya mendengarkan akan yang
hak dariku mereka menerimanya
dan apabila keduanya mendengar
yang salah, meninggalkannya.
Sedangkan kamu dan teman-
temanmu pasti MENERIMA APA
SAJA yang saya jawab kepada
kalian." (Ditulis ulang oleh Anwar
Baru Belajar dari buku "Risalah
Taqlid" – Ibnu Qayyim Al Jauziyah)