Kamis, 13 Desember 2012

Menjadi muslimah cantik dan cerdas

Setiap wanita adalah cantik. Dia terlahir
indah dan telah menjadi fitrahnya untuk
mencintai keindahan. Wanitapun juga suka
melakukan banyak hal agar pesona
kecantikannya semakin terpancar. Namun
tahukah kita jika betapapun tingginya nilai
kecantikan itu, tetap akan terasa hambar
jika sebuah kecerdasan tidak diusahakan
untuk dimilikinya?
Ketika seorang wanita tidak cerdas
mendidik hatinya, maka siapapun pasti
akan tahu bahwa tiada lagi kecantikan
akhlak atasnya.
Ketika wanita tidak cerdas dalam
berinteraksi dengan sesamanya, maka
kecantikan tentang jati dirinya seakan
diragukan oleh makhluk disekelilingnya.
Ketika kecerdasan itu tidak dia hadirkan
dalam caranya berdialog atau berbicara,
maka kecantikan juga dengan mudah lenyap
dari dirinya, yang kemudian berganti
dengan julukan penggosip dan atau
perempuan kasar.
Ketika kecerdasan juga tidak ada dalam
caranya berperilaku dalam kesehariannya,
maka tidak akan ada pula kecantikan yang
terpancar atas predikatnya sebagai seorang
wanita.
Sungguh, Kecerdasan tak hanya melulu
dilihat dari kuatnya daya ingatnya atas
sesuatu, atau hanya tercetak dalam
lembaran catatan akademis, tapi lebih pada
kesadaran wanita itu sendiri untuk
menampilkan dirinya sebagai wanita
dengan segenap nalurinya yang memang
indah dan pantas untuk dihormati.
Begitupun halnya dengan sebuah
kecantikan. Kecantikan yang utama tidaklah
hanya terbatas pada bagaimana caranya
seorang wanita memoles muka,
menuturkan bahasa dan atau menempatkan
diri dalam pergaulannya. Namun kecantikan
yang sesungguhnya terletak dalam
cerdasnya dia menjaga diri dan
kehormatannya. Yaitu, ketika seorang
wanita cerdas dalam menata dirinya sesuai
dengan aturan Allah subhanahu wata'ala.
Jika hal tersebut dipenuhinya, maka
kecantikan yang ada padanya tidak akan
menjadi santapan liar laki- laki yang hanya
melihat wanita tersebut dengan nafsu. Atau
dengan kata lain wanita tersebut tidak akan
hanya dibutuhkan oleh lelaki sebagai obyek
yang hanya dilihat, dipikat, disikat, lalu
ditinggal minggat, tetapi benar benar punya
kelas dan partner handal untuk diajak
berdebat.
Jadi, kecantikan dan kecerdasan bukanlah
dua sisi yang harus dipilih namun harus
digabungkan. Hal ini karena jika dua
pesona itu bergabung dalam diri wanita,
tentu saja hal itu akan menjadikan makhluk
indah bernama wanita, terlihat semakin
indah.
Memang, di dunia ini tidak ada kata
sempurna, pun demikian halnya dengan
kepemilikan sebuah kecerdasan dan
keindahan dalam diri wanita. Namun
percayalah, bahwa wanita yang
mengusahakan agar kecerdasan dan
kecantikan itu selalu ada dalam dirinya,
tentu saja akan memiliki nilai lebih, dan
akan nyaris mendekati sempurna.
Selanjutnya, wanita seperti ini tentunya juga
akan lebih mudah dipilih oleh laki- laki yang
sholeh dari pada mereka yang hanya
terlihat sibuk untuk tampil indah dengan
rangkaian perhiasan bling bling di tubuhnya
saja.