Selasa, 18 Desember 2012

TERNYATA TAHLILAN BERASAL DARI HINDU


Bismillah
Sudah kita ketahui bersama bahwa sering
kita lihat bahkan sering kita lakukan suatu
ibadah dalam islam yaitu Tahlilan atau kirim
doa atau Fatihah ke orang tua atau keluarga
yg telah meninggal dunia.
Apakah kita sudah memeriksa atau meneliti
asal muasal tahlilan tersebut?
Karena kita dalam beribadah harus
mengikuti Ajaran yg telah dicontohkan oleh
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam
apabila tidak dicontohkan makan amal
tersebut tidak diterima
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam
ْﻦَﻋ َﺔَﺸِﺋﺎَﻋ ُﻪﻠﻟﺍ َﻲِﺿَﺭ ﺎَﻬْﻨَﻋ :ْﺖَﻟﺎَﻗ َﻝﺎَﻗ ُﻝْﻮُﺳَﺭ
ِﻪﻠﻟﺍ ُﻪﻠﻟﺍ ﻰَّﻠَﺻ ْﻦَﻣ :َﻢَّﻠَﺳَﻭ ِﻪْﻴَﻠَﻋ ِﻲﻓ َﺙَﺪْﺣﺃ
ﺎَﻧِﺮْﻣَﺃ ﺍَﺬَﻫ ﺎَﻣ َﺲْﻴَﻟ ِﻪْﻴِﻓ َﻮُﻬَﻓ .ٌّﺩَﺭ
ﻲﻓﻭ ﺔﻳﺍﻭﺭ ْﻦَﻣ :ﻢﻠﺴﻤﻟ َﻞِﻤَﻋ ًﻼَﻤَﻋ َﺲْﻴَﻟ ِﻪْﻴَﻠَﻋ
ﺎَﻧُﺮْﻣَﺃ َﻮُﻬَﻓ ٌّﺩَﺭ
Dari ‘Aisyah radliyallâhu ‘anha dia berkata,
Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam
bersabda, “Barangsiapa yang mengada-ada
(memperbuat sesuatu yang baru) di dalam
urusan kami ini (agama) sesuatu yang bukan
bersumber padanya (tidak disyari’atkan),
maka ia tertolak .” (HR.al-Bukhari)
Di dalam riwayat Imam Muslim dinyatakan,
“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan
yang bukan termasuk urusan kami (agama),
maka ia tertolak .”
Maka dari hadits diatas apabila suatu
ibadah tidak didasari oleh Syariat islam
maka amalnya tidak diterima
oleh karena itu Apakah Ibadah Tahlilan itu
Berdasarkan dari Islam atau dari Agama
Lain