Selasa, 11 Desember 2012

Membaca Yasin disamping orang yang meninggal

PERTANYAAN:
Apa
yang
dilakukan
oleh
orang
yang
duduk
(yang
berkunjung)
di
sisi
orang
yang
hampir
mati? Apakah membaca surah Yasin di
samping orang yang hampir meninggal
dunia itu shahih (ada ajaranya -red) di
dalam sunnah atau tidak ada?
JAWABAN:
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah
Ta’ala , Rabb semesta alam. Rahmat dan
kesejahteraan semoga selalu tercurah
kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan
sahabatnya sekalian. Mengunjungi orang
yang sakit termasuk hak kaum muslimin satu
sama lain. Sudah seharusnya bagi yang
berkunjung untuk mengingatkannya supaya
bertaubat dan berwasiat yang wajib atasnya
serta mengisi waktunya dengan berdzikir
kepada Allah Ta’ala ; karena orang yang
sakit dalam kondisi membutuhkan hal-hal
seperti ini. Apabila ia sudah dalam kondisi
sakaratul maut dan manusia sudah yakin
bahwa kematian sudah tiba, hendaknya ia
mentalqin kannya "la ilaha illallah " (tiada
Ilah yang berhak disembah selain Allah)
seperti yang diperintahkan oleh Nabi
shallallohu 'alaihi wa sallam HR. Muslim,
Kitab al-Jana'iz Bab Talqin al-Mauta La Ilaha
Illallah (1 ) (916).
Yaitu dengan berdzikir menyebut Allah
Ta’ala dengan suara yang bisa didengarnya
hingga ia teringat dan berdzikir kepada
Allah Ta’ala . Para ulama berkata, "Tidak
seharusnya memerintahkannya dengan hal
itu, karena terkadang dia dalam kondisi
sempit dada (sakit hati), dan beratnya
perkaranya (membuat dia) enggan
mengucapkan, "La ilaha illallah, " hingga saat
itu kesudahannya adalah buruk (su'ul
khatimah). Hendaklah ia mengingatkannya
dengan perbuatan maksudnya dengan
berdzikir di sampingnya, sehingga para
ulama mengatakan, "Apabila seseorang
mengingatkannya, lalu ia (yang sakit)
berdzikir 'la ilaha illallah', hendaklah ia diam
dan tidak berbicara kepadanya setelah itu
agar akhir ucapannya adalah 'la ilaha
illallah' . Jika ia berbicara -maksudnya yang
hampir meninggal hendaklah ia mengulangi
talqin kepadanya yang kedua kalinya agar
akhir ucapannya adalah 'la ilaha illallah' .
Adapun membaca surah Yasin di sisi yang
hampir meninggal, hukumnya sunnah
menurut banyak ulama, berdasarkan sabda
Nabi shallahu 'alaihi wa sallam ,
ﺍْﻭُﺃَﺮْﻗِﺍ ﻰَﻠَﻋ ْﻢُﻛﺎَﺗْﻮَﻣ ((ﺲﻳ))
'Bacakanlah surah Yasin kepada yang
hampir meninggal dari kalian.' HR. Ahmad
(4/257), Abu Daud, Kitab al-Jana'iz, Bab al-
Qira'ah Inda al-Mayit (3121). Hadits dha’if
(lemah) terdapat padanya beberapa
orang rawi yang tidak di kenal: 1. Abu
‘Utsman. 2. Laits an-Nahdi dan bapaknya,
hadits ini telah di dha’ifkan oleh Albani di
dalam sunan at-Tirmizi .
Akan tetapi hadits ini dipersoalkan oleh
sebagian ulama dan mendha'ifkannya. maka
menurut yang menshahihkannya, membaca
surah ini adalah sunnah dan menurut yang
mendha'ifkannya hukumnya adalah tidak
sunnah. Wallahu a'lam.
[Sumber: Fatwa-fatwa Lengkap Seputar
Jenazah [Edisi Indonesia], Syaikh
Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Disusun
oleh Syaikh Fahd bin Nashir as-Sulaiman,
Pustaka Darul Haq Jkt, www.alsofwah.or.id]